19 Nov 2016

Inilah Agenda Kunker Menteri Kelautan Dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti Di Kabupaten Jombang,



Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti melakukan Kunker Di Kabupaten Jombang. Rombongan Susi Pudjiastuti tiba di Jombang sekitar pukul 17.00, Kamis (17/11) sore. Helikopter yang membawa Susi mendarat di lapangan Pemkab Jombang.
(Sekda Dan Wabu Jombang saat menyambut kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti)

Kunjungan kerja Menteri Susi ke kota santri salah satunya bersilaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng. Rencananya, Menteri Susi akan menyaksikan pemecahan rekor MURI 7445 santri makan ikan makarel secara serentak di kawasan parkir makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jumat (18/11) pagi.

Saat menteri perempuan berusia 51 tahun itu turun dari helikopter Wakil Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Sekda Ita Triwibawati serta pejabat di lingkungan Pemkab Jombang langsung menyambut dengan bersalaman dan bertegur sapa.

Tak berlama-lama di lapangan, Menteri Susi bergegas menuju Ruang Kartini Pemkab untuk bersinggah sebentar. Dalam perjalanan menuju ruangan, Wabup Mundjidah terlihat mempercepat jalannya dengan lari-lari kecil karena mengiringi langkah cepat Menteri Susi. 

Meski sempat tertinggal, Wabup Mundjidah terus mengejar. Tak pelak hal tersebut menuai respon dari Menteri Susi. “Saya tidak bisa jalan pelan bu,” ujarnya sembari melihat ke belakang menunggu Wabup Mundjidah. Sementara Wabup Mundjidah hanya bisa tersenyum melihat sang Menteri “nyentrik” itu menunggunya.


Esoknya (Jumat/18/11/16) Menteri Susi Pudjiastuti menyaksikan pemecahan rekor MURI 7.445 santri makan ikan makarel secara serentak.

( Menteri Susi Pudjiastuti (Baju Hijau) saat menyapa ribuan santri PP Tebuireng)

 


“Makan ikan, sehat, cerdas, jadi menteri,pernyataan ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti saat menyapa ribuan santri Ponpes Tebuireng yang berkumpul di kawasan parkir makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jumat (18/11) pagi yang bersiap untuk memecahkan rekor MURI makan ikan makarel secara serentak.  

Didampingi Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, KH Salahudin Wahid (Gus Solah), Menteri Susi membuka secara simbolis dengan membunyikan terompet sebagai pertanda dimulainya makan ikan bersama ribuan santri.

Usai membuka acara makan bersama,Menteri Susi menyempatkan menyalami para santri. Tak pelak sambutan riuh kegembiraan bergemuruh di antara para santri yang ingin bersalaman dengan Susi.

Di tengah-tengah para santri, Menteri Susi mengaku bangga bisa bertemu ribuan santri. “Ibu sangat terhormat, diberikan kesempatan ioleh tuhan bisa bertemu para santri di sini,” kata Susi.


Menteri Susi juga mengajak para santri agar gemar makan ikan. “Minta bapak ibu belanja ikan, daripada daging atau daging ayam. Kalau daging kolesterol, Daging impor, kalau ikan milik kekayaan laut kita sendiri,” ujar dia.
Menurutnya, ikan sangat penting untuk asupan protein. “Ikan penting untuk otak kita, makan ikan yang banyak, nasi sedikit. Kalau makan nasi banyak, bikin ngantuk,” kata Susi.
                  
Kepada para santri, Menteri yang selalu berdandan “nyentrik” ini juga memberikan motivasi gemar membaca buku. “Ibu jangan dicontoh, hanya lulusan SMA. Tapi, ibu banyak baca buku. Buku filsafat, agama, ilmu pengetahuan, perbanyaklah membaca buku,” tandas dia.

Sebelum duduk ke kursi yang disediakan panitia, Susi mengajak para santri mengkampanyekan bahwa makan ikan membuat sehat dan cerdas. “Ayok diikuti, Makan ikan, sehat, cerdas. Makan ikan, pintar, jadi menteri,” pungkasnya diikuti suara ribuan para santri. (Jd)