31 Jan 2016

Ahaii....Ini Dia Cara Melihat Keperawanan Wanita



Banyak pria yang bilang kalau menemukan wanita yang masih perawan sangatlah susah. Namun, sebaliknya, begitu juga yang dibilang wanita, susah mencari pria yang masih perjaka. Pergaulan bebas, kurangnya perhatian orang tua serta pendidikan moral yang kurang kuat terhadap anak-anak, membuat banyak yang melakukan hubungan suami-istri sebelum nikah.

Sulitnya menemukan wanita yang perawan membuat sulit menentukan ciri-ciri wanita yang masih perawan secara fisik.  Namun, karena masih banyak yang bertanya mengenai keperawanan ini, kami mencoba membeberkan beberapa ciri-ciri pasti seorang wanita itu sudah tidak perawan, berikut:

1. Cara Berjalan
Wanita yang sudah tidak perawan bisa dilihat dari cara berjalannya. Jika wanita tersebut berjalan menggandeng anak, atau menggendong anak ditambah saat menggendong, ia menyusui anak tersebut, maka bisa dipastikan wanita itu sudah tak perawan.

2. Bentuk Tubuhnya
Ada yang bilang wanita yang sudah tak perawan maka bentuk tubuhnya akan melar atau tidak sekencang dahulu. Namun, sekarang berkat oah raga dan rajin nge-gym, terkadang wanita yang sudah tidak perawan pun masih memiliki tubuh yang kencang dan seksi. 
Namun, jika wanita tersebut memiliki perut yang buncit dan semakin hari semakin besar, bisa dipastikan wanita tersebut sudah tidak perawan.
3. Dilihat dari Lehernya
Ada yang bilang kalau wanita yang masih perawan sangat sensitif jika disentuh di bagian leher. Mereka akan geli dan bulu kuduknya akan merinding. Namun, masa sih Anda berani menyentuh leher wanita yang belum Anda kenal? 
Ada ciri pasti yang bisa Anda lihat dari leher seorang wanita. Jika leher wanita itu memiliki jakun, bisa dipastikan wanita itu tidak perawan dan bisa dibilang wanita itu adalah pria yang menyamar menjadi wanita alias bencong.
4.  Dilihat dari Dadanya
Dibutuhkan nyali dan keberanian besar untuk melakukan hal ini. Jika Anda sentuh dan pegang, seorang yang memiliki dada  yang rata dan kadang berbulu, bisa dipastikan dia bukan perawan tetapi pasti perjaka.
5. Dilihat dari Namanya
Wanita yang masih perawan tidak akan bernama Ucok, Bambang atau Ujang. Wanita yang mungkin masih perawan adalah wanita yang bernama Gadis dan Virgin. Bersyukurlah jika Anda menikah dengan wanita bernama Gadis dan Virgin. Walaupun sudah tua, wanita tersebut akan tetap bernama Gadis atau Virgin.
6. Dilihat Dari Reaksi Setelah Baca
Jika orang yang membaca artikel ini dan tahu kalau artikel hanya becandaan tetapi masih marah, maka dipastikan dia adalah cowok yang tidak perawan. Namun, kalau yang baca, senyum-senyum sendiri dan tertawa, kemungkinan dia adalah wanita yang manis dan cantik. Kalau pun cowok, mudah-mudahan dapat pacar yang cantik. Hehehe….

(Sooperboy.com)

29 Jan 2016

Waspada DBD, Kodim 0814/Jombang Sergap Aides Aigypti


Mengganasnya  serangan DBD (Demam Berdarah Dengue) di Kabupaten Jombang memantik keprihatinan Komando Distrik Militer (Kodim) 0814/Jombang. Dipimpin , Komandan Kodim 0814 Jombang, Letkol Arh M Fatkhurrahman, Korps berseragam loreng tersebut lantas turun ke lapangan untuk melakukan penyergapan Nyamuk Pembawa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) tersebut dengan cara pengasapan atau foging pada Kamis (28/1/2016).



                          (Photo By Ony : Sergap Aides Aigepty  Dandim 0814/Jombang Lakukan Fogging)

Lokasi yang dipilih adalah Dusun Sanan, Desa Puton, Kecamatan Diwek. Desa Puton merupakan salah satu kawasan yang endemik DBD. Bahkan di dusun tersebut sudah ada dua orang meninggal akibat gigitan nyamuk Aides Aigepty. Sisanya, masih ada dua orang menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang.  Selain Fogging dalam kegiatan itu juga dilakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) memantau jentik, membersihkan lingkungan, serta menggerakkan program 3 M. Sebelum melakukan pengasapan, jajaran Kodim 0814 bersama warga setempat melakukan kerja bhakti. Kebun milik warga yang kotor disisir dan dibersihkan.
Bukan hanya itu, Letkol Fatkhurrahman bersama tim jumantik (juru pemantau jentik) juga memeriksa kamar mandi warga guna memantau jentik nyamuk. "Tujuan kami melakukan kegiatan ini untuk meminimalisir serangan DBD. Kami juga menghimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan," ujar Fatkhurrahman.


Sebelumnya Pada Kamis (21/1/2016) yang lalu Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko juga turun lapangan untuk melakukan Pengasapan/Fogging ke beberapa rumah warga dan saluran saluran air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.


                           (Photo : Tampak  Bupati Jombang dengan alat fogging)

Bupati Jombang,”Nyamuk Aides Aegypti Lebih Berbahaya Daripada Teroris”.

Bupati Jombang mengingatkan Warga Jombang agar waspada terhadap Nyamuk Aides Aegypti yang menyebarkan penyakit Demam berdarah Dengue (DBD), menurutnya nyamuk Aides Aegypti ini lebih berbahaya dari teroris. 

“kalau teroris Pak Dandim dan jajarannya dapat mendeteksi keberadaannya, tetapi kalau nyamuk Aides Aegypti kita sulit mendeteksinya,oleh karena itu semua harus waspada,”tutur Bupati Nyono Suharli Wihandoko ketika melakukan pencanangan gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) di Desa Plandi, Kecamatan Jombang Kota.

Bupati Nyono Suharli mengingatkan masyarakat agar kembali menggalakkan program 3M yakni yaitu, menguras, menutup dan mengubur. “untuk  menghindari serangan demam berdarah mari kita giatklan kembali program 3 M di lingkungan kita masing masing,”himbaunya.

Karena tambah Bupati, melalui program 3 M tersebut dapat memutus mata rantai tempat bersarangnya nyamuk yang membahayakan bagi kesehatan ini . Selain itu bupati juga minta agar warga rutin  mengadakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)  dilingkungan masing masing. 

“Kalau dalam sehari tempat air sudah ada jentik nyamuknya, berarti dalam setengah hari harus sudah diganti. Pokoknya sesering mungkin,” kata bupati kepada warga.   

Selain melakukan pencanangan gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), pada saat itu juga dibagikan lotion anti nyamuk kepada pelajar dan warga yang mengikuti kegiatan tersebut. “Selain gerakan 3 M, W arga juga diharapkan memakai lotion anti nyamuk ketika beraktifitas diluar rumah khususnya pelajar, karena DBD paling banyak menyerang anak anatara usia 7-10 Tahun,”kata Bupati Nyono Suharli.    

 (Admin)

Awas....DBD Belum Tuntas,Muncul Zika Virus



Belakangan dunia kesehatan Indonesia digegerkan oleh temuan yang diungkap oleh Dr. Herawati Sudoyo Ph.D, Deputi Direktur Eikjman Institute. Disampaikan bahwa lembaga kesehatan ini menemukan adanya kasus Zika Virus untuk pertama kalinya di Indonesia, tepatnya di kawasan Jambi pada awal semester tahun 2015 lalu.
Temuan ini cukup mengejutkan mengingat virus ini biasanya menjadi endemik kawasan Afrika dan area pasifik. Zika Virus ini terbilang jarang muncul di kawasan Asia Tenggara. Dan inilah yang kemudian mendorong kami mengulas lebih lanjut mengenai Zika Virus. Apa sebenarnya Zika Virus dan apa serangan infeksi yang dapat muncul karena Zika Virus?

"Zika Virus adalah virus yang proses penularannya melalui media nyamuk Aedes aegypti. Masih satu family dengan virus lain seperti virus penyebab penyakit demam berdarah, penyakit kuning, dan penyakit cikungunya."


Beberapa riset mengembangkan kecurigaan adanya kemungkinan penyebaran virus ini di luar media nyamuk, seperti melalui proses tranfusi darah dan hubungan seks. Meski dugaan ini belum bisa dibuktikan kebenarannya.
Virus ini pertama ini diidentifikasi pada tahun 1947 di negara Uganda. Temuan pertama kali dari kasus Zika Virus justru didapatkan dari kasus demam yang muncul pada kera asli endemik Uganda. Kemudian virus ini menjangkit manusia dan pernah menyerang sejumlah populasi manusia di kawasan Afrika secara meluas pada tahun 1954.
Dan kasus pertama dari penyakit yang disebabkan oleh Zika Virus di luar Afrika terjadi di Yap Island, sebuah pulau di kawasan Pasifik Mikronesia pada tahun 2007. Semenjak itu, kasus Zika Virus beberapa kali muncul dalam frekuensi yang tidak kuat di kawasan Pasifik. Di Asia Tenggara sendiri kasus ini masih terbilang sangat langka, Zika Virus pertama kali ditemukan di kawasan Indocina berdasarkan data WHO pada awal Juni 2015.

Bagaimana Gejala Infeksi Zika Virus?
Beberapa pakar melihat adanya banyak kesamaan gejala antara demam berdarah dengan demam Zika. Keduanya sama-sama diawali dengan demam yang naik turun serta rasa linu hebat pada persendian dan tulang. Kadang juga disertai mual, pusing, rasa tidak nyaman di perut dan disertai rasa lemah dan lesu yang hebat.
Beberapa kesamaan sebagai gejala awal membuat penyakit ini diidentifikasi secara keliru dengan penyakit demam berdarah. Namun sebenarnya terdapat beberapa gejala khas yang bisa membedakan keluhan infeksi Zika Virus dengan penyakit demam berdarah, beberapa tanda khusus tersebut antara lain:
Demam cenderung tidak terlalu tinggi, kadang maksimal hanya pada suhu 38 derajat celcius. Cenderung naik turun sebagaimana gejala demam berdarah, tetapi tidak terlalu tinggi.
Muncul beberapa ruam pada kulit yang berbentuk makulapapular atau ruam melebar dengan benjolan tipis yang timbul. Kadang ruam meluas dan membentuk semacam ruam merah tua dan kecoklatan yang mendatar dan menonjol.
Muncul rasa nyeri pada sendi dan otot, kadang disertai lebam dan bengkak pada sendi dan otot seperti terbentur dan keseleo ringan.
Kerap muncul keluhan infeksi mata menyerupai konjungtivitas dengan mata kemerahan. Kadang warna sangat kuat pada bagian dalam kelopak sebagai tanda munculnya ruam pada bagian dalam kelopak mata.
Meski beberapa pakar kesehatan belum mengibarkan bendera putih yang menandakan penyakit ini tidak berbahaya. Namun sejauh ini tidak ada kasus kematian yang muncul karena infeksi Zika Virus. Penyakit yang memang masih dalam riset sejauh ini tidak menandakan sebagai penyakit berbahaya kecuali adanya masalah gangguan sendi, sakit kepala hebat, dan ruam yang membuat kulit terasa kurang nyaman dan gatal.
Penyakit yang memerlukan masa inkubasi 3 hari sebelum serangan ini juga kerap kali sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis yang serius. Penanganan paling efektif menurut Dr. Herawati adalah dengan meningkatkan asupan vitamin C, E, B, dan A dalam tubuh untuk memicu sistem imunitas membentuk perlawanan alami terhadap Zika Virus. Dalam kondisi tubuh yang baik, penyakit infeksi Zika Virus dapat pulih dalam tempo 7 sampai 12 hari. (Admin)

(Sumber: Deherba.Com)