Menandai Hari jadinya yang ke
1079, Desa Watugaluh Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang akan menyelengarakan
Kirab Budaya dan sedekah desa (Minggu/10/4/16). Arif Afandi Kepala Desa Watugaluh
menjelaskan di kegiatan kirab budaya nanti akan banyak atraksi yang ditampilkan.
Selain kesenian tradisional seperti jaranan, bantengan juga ada barongsai.“Dan nanti juga ada kirab lebih
dari seratus gunungan atau tumpeng yang berisi hasil bumi yang nanti siap di
bagikan kepada seluruh warga,untuk dinikmati bersama,”ungkapnya.
Kirab Budaya nanti, start akan
diawali di Dusun Watugaluh mulai jam 8 Pagi, berjalan menyusuri jalan desa dan perjalanan kirab
akan berakhir di Lapangan Desa Watugaluh. Untuk keamanan menurut Arif, Pihaknya
sudah berkoordinasi dengan Jajaran Kemanan dari Polsek maupun Koramil Diwek,
Linmas maupun Banser juga akan dilibatkan untuk melancarkan jalannya kirab.
Arif Afandi Kepala Desa Watugaluh
menjelaskan selain Kirab Budaya Dan Sedekah Desa , untuk memperingati Hari Jadi
Desa Watugaluh ke 1079 juga dilaksanakan serangkaian kegiatan diantaranya Khotmil Quran di seluruh Masjid dan Musholah
se Desa Watugaluh, pengajian ,Hiburan Campursari, Hiburan Musik dsb. “Dengan
adanya Hari Jadi Watugaluh semoga menjadi embrio untuk hari jadi Kabupaten Jombang
yang hingga kini belum disepakati,”harap Arif Afandi.
Arif Afandi kades Watugaluh menerangkan, Desa Watugaluh merupakan Ibukota
Kerajaan Mataram Kuno yang sebelumnya berada di Kabupaten Nganjuk. Karena
beberapa sebab, kerajaan tersebut akhirnya pindah ke Desa Watugaluh dengan raja
pada saat itu Empu Sindok. Momen bersejarah itu terjadi pada tahun 937 M. “Saya berharap, dengan usia Desa Watugaluh yang mencapai 1079 ini semoga
kesejahteraan rakyat Watugaluh semakin bertambah,” harap Arif.
*)AndikJodi
*)AndikJodi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar