4 Sep 2016

Jagongan Komunitas Sepeda, Gagas Perbup Perlindungan Pesepeda



Sejumlah Komunitas Pesepeda Jombang mengusulkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk menjamin keamanan dan keselamatan pesepeda anak hingga lansia. Hal itu disampaikan dalam Jagongan Pesepeda Jombang bersama nara sumber Putut Soedarjanto, pengurus Biketowork Indonesia di Aula Telkom Jombang, Minggu (4/8) malam.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Jombang Bersepeda (Jombers) H. Muslimin Abdilla, Ketua Jombang Mancal Club (JMC) H. Irwan Prakoso, Ketua RSUD Cycling Club Anang Sumariono, Ketua Ciptakarya Gowes (Cikago) Miftakhul Ulum, Cheil Jedang Adventure Club (CJAJ), pengurus Federal Jombang (FedJomb) Achmad Arief, Agus dari BMC dan beberapa anggota komunitas gowes Jombang.

 "Ada dua produk hukum berupa Perda tentang perlindungan pesepeda di Kota Solo dan Purwakarta yang menarik untuk diadopsi di Jombang," beber Putut dalam dialog.

  Dua produk hukum dimaksud antara lain mengatur larangan kendaraan bermotor untuk melintas pada jalan tertentu saat aktivitas pesepeda pelajar sibuk. Yakni saat berangkat ke sekolah antara pukul 5.30-7.30 dan pukul 12.00-13.30. Sebagai konsekuensinya, penegak hukum Perda yakni Satpol PP berperan aktif untuk menindak pelanggar. Demikian pula dengan petugas Dinas Perhubungan bersama anggota polisi menjaga simpul jalan. 
"Masih banyak orang tua was-was saat melepas anaknya bersepeda ke sekolah dalam kondisi populasi motor dan mobil tak terkendali. Belum lagi dengan perilaku pengendaranya yang ngawur," tandas Putut yang pada Jumat (2/9) pekan lalu bersama walikota Solo dan komunitas bike to work Solo mengikuti Kampanye Bersepeda ke Sekolah yang aman dan Nyaman di Solo.
Putut yang telah empat kali bersepeda dari Jakarta menuju rumah orang tuanya di penghujung Ramadhan sejal 2011 ini memastikan akan mendukung dan memfasilitasi pemangku kebijakan di Jombang.
Merespons gagasan tersebut, Muslimin Abdilla dari Jombers menyatakan, selama ini gerakan bersepeda di Jombang semakin masif. Namun, hanya bersifat rekreatif. "Jombers mengajak seluruh warga Jombang bergerak menjadi pesepeda peduli. Yakni, peduli lingkungan dan transportasi publik," tandas Muslimin. 
Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, Jombers bersama Forum Komunitas Hijau (FKH)Jombang telah bergerak sejak 2012. Beberapa hasil yang diperoleh empat tahun sesudahnya antara lain, perbaikan dan penambahan jalur sepeda, munculnya berbagai komunitas pesepeda peduli lingkungan terutama di sekolah dan lembaga pemerintah. "Ke depan, kita terus mendorong pemangku kebijakan untuk lebih kongkret melindungi pesepeda."
Irwan Prakoso dari Jombang Mancal Club yang juga anggota DPRD Jombang menyatakan dukungan dan kesiapannya untuk mewujudkan Perbup Perlindungan Pesepeda. "Segera akan saya pelajari produk hukum di Solo dan Purbalingga untuk kami usulkan ke Pak Bupati," kata Irwan.
Forum dialog juga menyepakati dukungan dan keterlibatan pada even Jombang Eco Creative#2 pada 1-2 Oktober 2016 di Taman Kebonratu Jombang. Pada even tersebut, Jombers dan FKH menggelar kemping pesepeda untuk keluarga (Family Bikecamp) sebagai media edukasi pentingnya pembiasaan aktivitas bersepeda sebagai solusi konkret masa depan menyikapi kemacetan dan polusi di perkotaan. (*)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar