22 Mei 2016

KH Dimyathi Romly (Gus Dim) Ketua Majelis Pengasuh PPDU Rejoso Wafat

Bupati Jombang,"Gus Dim adalah Sosok Kyai Panutan, Kami merasa kehilangan"

Pimpinan atau Al-Mursyid Jamaah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah, KH Dimyathi Romly (Gus Dim) meninggal dunia, Rabu (18/6/16) sekitar pukul 13.00 WIB. Ketua majelis pengasuh PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso, Kecamatan Peterongan, ini menghembuskan nafas terakhirnya di RS Airlangga Jombang karena sakit diabetes. Dan jenazah Gus Dimdimakamkan di Asrama HQ (Hidayatul Quran) PPDU pukul 21.00 WIB malam.


Banyak pihak merasa kehilangan atas meninggalnya KH Dimyathi Romly (Gus Dim), Mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah, dan Ketua Umum majelis pengasuh PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso, Kecamatan Peterongan.
Bukan hanya dari kalangan ulama, pesantren, dan nahdliyin. Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko pun merasa sangat kehilangan sosok Kyai yang punya kharisma tinggi dan menjadi panutan ini. Sehingga pada kesempatan terakhir tersebut, Bupati Nyono berusaha untuk ikut memikul jenasah Gus Dim meski harus berebut dengan ribuan santri dan pelayat yang hadir.  Bahkan terlihat Bupati  Nyono harus berdesakan dengan ribuan perakziyah ketika memikul keranda jenasah untuk mengantarkan sampai ke liang lahat.

Begitu mendengar kabar bahwa KH Dimyathi Romly wafat,  Bupati Nyono Suharli yang baru kembali usai mengikuti Munaslub Partai Golkar di Bali langsung bergegas ke rumah duka yakni di PPDU Rejoso.
Tiba dirumah duka, Bupati Nyono yang di dampingi sejumlah pejabat Pemkab Jombang ini disambut Putra dan sejumlah kerabat Gus Dim. Setelah menyampaikan rasa belasungkawa,   Bupati Nyono langsung menuju ke tempat pemakaman.


Tidak mudah bagi Bupati Nyono untuk memberikan penghormatan terakhir yakni dengan ikut memikul keranda jenasah Gus Dim. Karena pada saat itu ribuan santri PPDU Rejoso dan ribuan Jamaah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah, saling berebut untuk ikut mengusung keranda jenasah Gus Dim ke peristirahatan terakhirnya.

Dikatakan Bupati Nyono Suharli yang juga sebagai ketua DPD I Partai Golkar Jawa Timur ini, rasa kehilangan itu juga dirasakan oleh keluarga besar Partai Golkar. Dimata Bupati Nyono Suharli Wihandoko, selain beliau adalah sosok ulama kharismatik, Gus Dim merupakan salah satu jangkar Partai Golkar yang ada di pesantren. Bahkan hingga saat ini, pria yang wafat pada usia 72 tahun tersebut masih tercatat sebagai dewan pertimbangan Partai Golkar Jawa Timur. "Bukan hanya itu, Gus Dim juga pernah menjadi anggota DPRD Jawa Timur dari partai berlambang pohon beringin, "tutur Bupati Nyono.

(Bupati Jombang berdoa dipusara Gus Dim usai dimakamkan)
"Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Jombang Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam dalamnya, semoga arwah Almarhum diterima di sisi Allah SWT, "ungkap Bupati Nyono dihadapan ribuan santri dan jamaah torekot yang melayat waktu itu.  *)


*)Andik_Jodi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar