Menteri
pertama yang hadir di Kabupaten Jombang adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak (PP dan PA) yakni Prof. Yohana Yembise. Beliau datang di
Kabupaten Jombang untuk menghadiri kegiatan yang bertajuk Peningkatan Kapasitas SDM
Jejaring Perlindungan Perempuan dan “Stop Kekerasan terhadap Perempuan Dan Anak”
yang di gelar , di Ballroom Hotel Yusro (Jumat,19/02/2016)
![]() |
| (Photo : Stop Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak, Menteri PP&PA bersama Forpimda Jombang |
Kegiatan
tersebut adalah untuk berdiskusi bersama seluruh masyarakat dari berbagai
komponen dan unsur untuk mengenali/mendeteksi potensi Kekerasan Dalam
Rumah Tangga (KDRT) serta mencari solusi penangananya, saling membuka diri,
membangun kemitraan, memunculkan gagasan, ide, juga terobosan kreatif,
inovatif, komunikatif dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan
pemberdayaan perempuan di Kabupaten Jombang, guna mewujudkan Kabupaten Jombang
tanpa kekerasan dan diskriminasi.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Menteri kedua yang datang ke Kabupaten
Jombang adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR),
Basuki Hadimuljono pada Sabtu (20/2/16)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono hadir
di Kabupaten Jombang untuk meresmikan Rumah Susun (Rusun) Pondok Pesantren
Darul Ulum di Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang. Rusun terdiri dari dua
tipe barak yakni enam unit barak besar dan enam unit barak kecil yang
akan dihuni oleh 348 santri lajang.
Menurut Basuki, pondok pesantren
adalah sarana pendidikan yang tidak hanya difokuskan pada pendidikan agama saja
tapi juga menumbuhkan bibit muda tumpuan masa depan bangsa. “Orang pintar itu
harus dan juga harus mempunyai akhlakul karimah” jelasnya.
![]() |
| (Photo : Bupati Jombang mendampingi Menteri PUPR (Bertopi) saat meresmikan rusun Ponpes DU Kepuhdoko) |
Rusun terdiri dari tiga
lantai dibangun diatas tanah milik Ponpes Darul Ulum dengan
luas 1.520 meter persegi. Pembangunannya menggunakan dana APBN
Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2015 senilai Rp 7,6 miliar
dengan masa pengerjaan selama 180 hari. (Admin)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar