Kenduren Wonosalam tinggal selangkah lagi. Pada Sabtu
dan Minggu (26-27/3) besok, agenda tahunan untuk kali kelima bakal kembali
bergulir. Sejumlah rangkaian even
pendukung yang akan berlangsung Sabtu dan Minggu besok antara lain Gowesdurian
Start di depan Pendopo Pemkab Jombang dan Finish di depan Kantor Kecamatan
Wonosalam, Kontes Durian di Lapangan Wonosalam, Pameran Produk UKM di Lapangan
Wonosalam, Jazz Kenduren di Kampoeng Djawi Desa Carang Wulung, Aksi Jaranan di
Lapangan Wonosalam pada Sabtu (26/3) dan dipungkasi dengan Pawai Tumpeng Durian
dari 9 Desa disertai hiburan musik di Lapangan Wonosalam pada Minggu (27/3)
pagi mulai pk 9.00.
’’Tahun ini, agenda Kenduren lebih variatif dengan
even pendukung yang dimulai pada 13 Maret berupa Aksi Tandhur Duren di Taman
Kehati,’’ papar Bupati Jombang, Nyono Suherli Wihandoko.
Tahun ini, agenda dimulai dengan aksi tandhur duren
Bido di Taman Kehati PD Panglungan pada Minggu (13/3). Rangkaian agenda kedua
adalah Sobo Alas (SOAL) JOKER 4x4 Offroad Adventures pada Sabtu dan Minggu
(19-20/3) dengan Start dan Finish di Lap Desa/Kec Wonosalam. Diikuti sebanyak
175 offroader pada Sabtu (19/3) dan 19 peserta double cab Fun Offroad, gelaran
penghobi otomotif itu dianggap sukses mengenalkan beragam potensi ekonomi dan
wisata alam Lereng Anjasmoro, terutama di Kecamatan Wonosalam. ’’Terimakasih
kepada para offroader yang turut serta memeriahkan rangkaian even Kenduren
2016. Semoga bisa makin sering berkunjung ke Wonosalam.’’
Wartomo, Ketua Panitia Kenduren Wonosalam#5
mengungkapkan, even pendukung laen yang telah terlaksana adalah Kontes Kambing
Peranakan Etawa di Lapangan Diwek pada 20 Maret 2016 serta Lomba Cipta Menu
Olahan Durian di Wonosalam Training Centre (WTC) pada Rabu, 23 Maret 2016.
’’Mohon doanya. Semoga puncak acara pada Minggu 27 Maret 2016 berlangsung
aman lancar dan menyenangkan semua pihak,’’ harap Wartomo.
Dari sisi pengamanan, even tahun ini juga mendapat
perhatian khusus. Dalam rakor di Mapolres Jombang, Kamis (24/3), dipaparkan
bahwa personel keamanan yang dilibatkan dalam puncak Kenduren Wonosalam,
Minggu, 27 Maret 2016 sejak pagi hingga petang mencapai 759 personel.
Rinciannya, sebanyak 371 anggota Polres Jombang, 100 personel TNI AD, Banser 75
orang, Senkom 50 orang, Linmas 40 personel, Pemuda Pancasila 40 personel,
Perhutani 30 orang dan RAPI 25 personel. ’’Pengamanan ini kami perketat
untuk kenyamanan pengunjung dan suksesnya even,’’ kata Kompol Nurhidayat,
wakapolres Jombang.
Polres berharap, ritual berebut durian dari tumpeng
bisa berangsur dikurangi dan diganti dengan makna kenduren yang sesungguhnya.
Yakni, berbagi dan menikmati durian bersama dengan aman dan nyaman.
*)Admin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar