Hj.Mundjidah
Wahab Wakil Bupati Jombang memberikan wejangan kepada para siswa/siswi yang
akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Dalam mengahadapi UN itu bukan hanya dituntut rajin
belajar. Namun yang tidak kalah penting adalah mendekatkan diri kepada Allah.
| (Wabup didampingi Kadisdik Jombang di acara doa bersama jelang UN) |
“Belajar Saja Kurang, Kita perlu berdoa ,mendekat kepada Allah SWT
agar dimudahkan dalam menjalani Unas,”Kata Hj,Mundjidah
Wahab dihadapan ribuan siswa/siswi yang mengikuti doa bersama jelang UN di
Masjid Agung Baitul Mukminin (Selasa/29/16).
Oleh Karena itu berkaitan dengan kesiapan
mental, lanjut Hj.Mundjidah
Wahab istiqotsah maupun doa bersama sangat mendukung kesiapan mental dalam
menghadapi UN. “Makanya hari ini seluruh pelajar
mengikuti istiqotsah dan doa bersama. tetapi jangan berhenti sampai disini nanti dilanjutkan dirumah,syukur syukur rutin sholat malam,”pesannya.
Selain itu yang
tak kalah penting ,kata Hj.Mundjidah Wahab adalah mohon ampun dan minta doa
restu kepada kedua orang tua. Karena menurut Ketua PC Muslimat NU Jombang ini,
Ridlo Allah bergantung kepada ridlo orang tua. Jadi kalau orang tua sudah
mendoakan dan memberikan restu kepada kita maka Allah akan memberikan kemudahan
dalam segala hal kepada kita termasuk dalam menghadapi UN.
“oleh karena itu
nanti jangan lupa minta maaf sekaligus minta restu kepada Orang tua kita, Semoga Kita semuanya dimudahkan oleh Allah dalam menghadapi ujian
nanti, dilancarkan rejekinya serta selamat dalam meghadapi kehidupan di dunia
maupun di akhirat,” harapnya.
![]() |
| (Para siswa ketika mengikuti Istiqotsah dan doa bersama jelang UN) |
Jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN)
Tingkat Sekolah Menengah Atas yang akan digelar 4 april mendatang, Ribuan
pelajar kelas XII SMA/SMK/MA se-Kabupaten Jombang menggelar Istiqotsah dan doa,
selasa (29/03/16) di Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang. Sedangkan untuk murid
bergama nasrani, doa bersama di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW). Mereka berdoa
dengan khusuk, berharap hasil terbaik saat pelaksanaan UN tersebut.
Untuk diketahui, UN di Jombang digelar
secara serentak pada tanggal 4 – 6 April
2016 tersebut menggunakan dua model, yakni UN berbasis komputer yang diikuti 19
sekolah. Rinciannya, 12 SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), 5 SMA (Sekolah
Menengah Atas), dan 2 MA (Madrasah Aliyah). Sementara 162 sekolah lainnya,
menggelar UN berbasis kertas atau manual.
Sedangkan untuk jumlah peserta UN
Tahun ini sebanyak 20.141 orang. Mereka berasal dari 58 lembaga SMK (8.477
peserta), 46 lembaga SMA (5.997 peserta), dan 77 lembaga MA (5.667 peserta).
*)AndikJodi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar