Pesta Kenduri durian di Wonosalam minggu (27/3/16) selain
didatangi puluhan ribu pengunjung. Agenda tahunan tersebut tak luput dari
pantauan awak media. Tidak hanya media lokal tapi juga datang dari luar negeri.
Setidaknya ada lima wartawan asing yang ikut meliput agenda tahunan ini. Saya yakin
kelima orang ini wartawan , karena ditangan mereka terdapat kamera besar,
kamera handycam dan seorang lagi
perempuan membawa microfone seperti seorang reporter.
| (Ini dia jurnalis asing yang ikut meliput kegiatan Kenduren Wonosalam 2016) |
Ketika saya datangi mereka, dengan gaya sok bisa komunikasi
dengan bahasa asing saya suruh mereka
action untuk saya ambil photonya. Awalnya saya menggunakan bahasa inggris sekenanya
pokoknya intinya saya mau ambil photo mereka, tetapi mereka menjawab dengan
bahasa yang saya gak mudeng. Tetapi dari bahasanya sepertinya itu bahasa
Jepang, sesuai dengan raut muka mereka yang sepertinya mereka datang dari
Jepang.
Yoweslah apa kata mereka saya hanya manggut manggut saja
“Haik haik....itu jawabku”. Dengan menggunakan bahasa tarsan (bahasa isyarat)
pokoknya mereka saya suruh baris dan action untuk saya photo. Setelah saya
photo mereka kira kira 5 jepretan, saya hanya bilang “arigatou gozaimasu”.
*)AndikJodi
*)AndikJodi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar