Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman memuji para
petani di Kabupaten Jombang. Menurutnya para petani di Jombang banyak bersyukurnya
dari pada mengeluh. “Beda dengan di daerah lain, disini petaninya banyak
bersyukurnya, kalau disuruh minta satu ya satu, kalau didaerah lain bisa satu,
satu sampai sepuluh, mungkin petani model seperti ini satu satunya di
Indonesia,”puji Mentan Amran Sulaiman ketika menyapa petani Desa Palrejo
Kecamatan Sumobito (Kamis/4/3/2015).
![]() |
| (Photo : Bupati Jombang mendampingi Mentan Amran Sulaiman ketika bertemu para petani) |
Didampingi Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Mentan
Amran Sulaiman secara langsung berdialog dengan para petani yang sejak siang
telah menunggu kehadirannya. Bukan di Gedung atau di ruang pertemuan ber AC,
tetapi pertemuan antara Mentan dan petani Jombang ini dilakukan lesehan di
halaman rumah warga yang berada tepat disebelah areal persawahan padi. Selain
itu hadir pula Ketua DPRD Jombang, Kapolres Jombang, Dandim 0814/Jombang,
perwakilan Bulog dan Sejumlah Pejabat Pemkab Jombang.
Meski suasana ketika itu hujan rintik ,namun tidak mengganggu
pertemuan Menteri Pertanian dengan para petani ini. Bahkan suasana dialog berlangsung sangat gayeng, secangkir
kopi dan polo pendem seperti ketela
rebus, pisang rebus, kacang menjadi suguhan sembari para petani ini
mendengarkan pengarahan dari Mentan. “kalau seperti ini saya jadi ingat waktu
saya dikampung, ketika disawah hujan rintik, sehingga bekal yang dibawakan
nenek, saya habiskan hingga tak tersisa,”kata Mentan ketika menceritakan
pengalamannya.
Di hadapan Menteri Pertanian, Bupati Nyono Suharli menjelaskan
bahwa produktivitas pertanian utamanya padi di Kabupaten Jombang setiap tahun
meningkat. Pada tahun 2014, kata Bupati Nyono, Jombang mampu menghasilkan
430.561 Ton Padi, sedangkan Tahun 2015 meningkat menjadi 450.000 Ton. “Dan
tahun 2016 harus meningkat, target kami 465.000 Ton padi,”jelas Bupati Nyono.
Atas peningkatan produksi pertanian khususnya padi ini,
Mentan Amran Sulaiman memberikan apresiasi terhadap pertanian di Jombang. “Kalau produktivitas pertanian disini
meningkat maka jangan kwatir anggaran untuk pertanian di Kabupaten Jombang akan
saya tingkatkan,”kata Mentan yang langsung di sambut Aplaus dari para petani.
![]() |
| (Photo : rintik hujan menyambut kedatangan Mentan Amran Sulaiman) |
Mentan Amran juga berharap antara Pemda dan jajaran Forpimda
terus berkoordinasi ,agar permasalahan terkait dengan pertanian dapat diatasi.
Semisal masalah pupuk, Mentan meminta jangan sampai ada masalah, apalagi sampai
ada mafia pupuk. “Terima kasih Pak
Dandim dan Pak kapolres, yang terus menjaga pupuk petani ini dari tangan mafia pupuk di Jombang,”Ujar Mentan.
Dihadapan para petani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan
dirinya akan "menghabisi" sejumlah pihak mafia yang selama ini selalu
membuat kekisruhan distribusi beras sehingga menyusahkan masyarakat. "Saya akan buat mata rantai distribusi
beras menjadi sependek mungkin, tanpa harus melalui apa yang selama kita sebut middle men atau pedagang perantara,
jadi tolong Bulog dapat menyerap gabah petani sebanyak mungkin," kata Mentan
Amran.
Pertemuan singkat antara Menteri Pertanian RI,Amran Sulaiman
dengan Para Petani ini di akhiri dengan peninjauan hamparan sawah yang ditanami
padi yang dalam waktu dekat siap untuk dipanen. (Admin)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar